Nata de whey pangan sehat dari limbah keju
Tahukah Anda? Sekitar 90% hasil samping proses pembuatan keju berupa whey. Meski sering dianggap limbah, whey sebenarnya masih kaya akan laktosa, protein, dan asam amino yang berpotensi diolah menjadi produk bernilai tambah, salah satunya Nata de Whey.
Melalui proses fermentasi menggunakan Acetobacter xylinum, 1 liter whey dapat menghasilkan sekitar 500 gram Nata de Whey dalam waktu 7 hari. Dibandingkan nata de coco, Nata de Whey memiliki kandungan gizi yang lebih baik karena mengandung sekitar 1% protein (berat basah).
Keunggulan Nata de Whey:
-Mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah whey
-Teknologi pengolahan yang mudah diaplikasikan
-Meningkatkan nilai tambah hasil samping industri keju
-Menjadi alternatif pangan yang sehat dan inovatif
Inovasi ini membuktikan bahwa limbah bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari peluang baru menuju pertanian dan industri pangan yang lebih berkelanjutan.
infografis lengkapnya simak di: https://www.facebook.com/BRMPPascapanen/posts/pfbid0FqHXN75UPrzjrh5Hqz6kYzdr3NZjGFZDwPxdeV7tPVxeL54BBUqucnCDAHjMzJX9l
#BRMPPascapanen #KitaMulaiCaraBaru #AgroModern #InovasiPascapanen #NataDeWhey